Copas dari Milis ... tp idenya bener juga, saran buat para direktur kalo mo karyawannya punya ide-ide briliant please rangsang dengan reward yg menarik, dijamin akan banyak improvement ...^_^ jangan dikasih basic mentality or leadership mulu .. kayaknya gak kena deh ...
Selasa, 27 Desember 2011
Yang Punya Ide Terbaik Dapat Avanza
Kadang libur itu penting. Pada hari tanpa kesibukan itulah persoalan yang rumit bisa dibicarakan secara mendasar, detail, dan habis-habisan. Misalnya, pada hari libur Sabtu lalu. Enam jam penuh bisa membicarakan rumitnya persoalan Merpati Nusantara Airline. Tidak hanya direksi dan komisaris yang hadir, tapi juga seluruh manajer senior. Ruang rapat sampai tidak cukup sehingga pindah ke ruang tamu yang secara kilat dijadikan arena perdebatan.
Meski saya yang memimpin rapat, tidak ada hierarki di situ. Segala macam jabatan dan predikat saya minta ditanggalkan. Tidak ada menteri, tidak ada Dirut, tidak ada komisaris, dan tidak ada bawahan. Semua sejajar sebagai orang bebas. Duduknya pun tidak diatur dan tidak teratur.
Operator laptop dan proyektornya sampai duduk di lantai. Kebetulan saya juga hanya memakai kaus dan celana olahraga. Belum mandi pula. Baru selesai berolahraga bersama 30.000 karyawan dan keluarga Bank Rakyat Indonesia se-Jakarta memperingati ultah ke-116 mereka yang gegap gempita. Pindah dari acara BRI ke acara Merpati pagi itu rasanya seperti pindah dari surga ke Marunda.
Dari perusahaan yang labanya Rp 14 triliun ke perusahaan yang ruginya tidak habis-habisnya. Dari jalannya operasional saja Merpati sudah rugi besar. Apalagi, kalau ditambah beban-beban utangnya. Tiap bulan pendapatannya hanya Rp 133 miliar. Pengeluarannya Rp 178 miliar. Pesawatnya tua-tua. Sekali dapat yang baru MA 60 pula. Suasana kerja di Merpati pun sudah seperti perusahaan yang no hope! Maka, jelaslah bahwa persoalan Merpati tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa.
Restrukturisasi perusahaan dengan cara modern sudah dicoba sejak dua tahun lalu. Belum ada hasilnya “bahkan tanda-tandanya sekali pun. Upaya restrukturisasi ini telah menghabiskan enersi luar biasa. Lebih-lebih menghabiskan waktu dan kesempatan. Panjangnya proses pengadaan pesawat Tiongkok MA 60 membuat peluang lama hilang begitu saja. Rute-rute kosong yang semula akan diisi MA 60 telanjur dimasuki Wing dan Susi Air yang lebih kompetitif. MA 60 yang menurut para pilot merupakan pesawat yang bagus, lebih berat lagi bebannya setelah terjadi kecelakaan di Kaimana.
Peristiwa yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kualitas pesawat itu ikut membuat Merpati ibarat petinju yang sudah sempoyongan tiba-tiba terkena pukulan berat. Sebelum kecelakaan Kaimana, penumpang sebenarnya lebih senang naik MA 60. Pesawat ini sengaja didesain untuk negara tropis. AC-nya bisa berfungsi sejak penumpang masuk pesawat. Tidak seperti pesawat baling-baling lain yang panas udara kabinnya luar biasa dan baru berkurang setelah beberapa menit di udara. Merpati memang sering kehilangan momentum.
Bahkan, seperti sudah kehilangan momentum sejak dari lahirnya. Ketika kali pertama dipisahkan dari Garuda, pesawat-pesawatnya diambil, tapi utangnya ditinggalkan. Beban-beban lain juga menumpuk. Semua itu enak sekali dijadikan kambing hitam oleh manajemen. Setiap manajemen yang gagal punya alasan pembenarannya. Kadang manajemen lebih sibuk mengumpulkan kambing hitam daripada bekerja keras dan melakukan efisiensi. Benarkah tidak ada hope lagi di Merpati? Itulah yang melalui forum pada hari libur Sabtu lalu ingin saya ketahui. Terutama sebelum saya membuat keputusan yang tragis: ditutup!
Segala macam usaha sudah dilakukan. Dua bulan lalu sebenarnya saya sudah menyederhanakan manajemen Merpati. Jabatan wakil Dirut saya hapus. Jumlah direktur saya kurangi. Ini agar manajemen lebih lincah. Juga terbebas dari beban psikologis karena wakil Dirutnya lebih senior dari sang Dirut. Rupanya itu belum cukup. Saya harus masuk lebih ke dalam. Tiba-tiba saya ingin berdialog langsung. Dialog yang intensif dan tanpa batas. Dialog dengan jajaran yang lebih bawah. Di masa lalu saya sering mendapat pengalaman ini: banyak ide bagus justru datang dari orang bawah yang langsung bekerja di lapangan. Bukan dari konseptor yang bekerja di belakang meja. Memang ada rencana pemerintah dan DPR untuk membantu keuangan Merpati Rp 561 miliar. Tapi, akankah uang itu bermanfaat? Atau hanya akan terbang terhambur begitu saja ke udara? Seperti ratusan miliar uang-uang negara sebelumnya? Tentu saya tidak ingin seperti itu. Harus ada jaminan ini: dengan suntikan tersebut Merpati bisa hidup dan berkembang. Tidak seperti suntikan-suntikan uang ratusan miliar rupiah di masa lalu. Ini juga harus menjadi uang terakhir dari negara untuk Merpati.
Sudah terlalu besar negara terus menyuntik Merpati, dengan hasil yang masih begitu-begitu saja. Karena itu, saya kemukakan terus terang di forum: daripada uang Rp 561 miliar tersebut terhambur ke udara begitu saja dan karyawan pada akhirnya kehilangan pekerjaan juga, lebih baik Merpati ditutup sekarang juga. Uang itu bisa dibelikan kebun kelapa sawit. Tiap karyawan mendapat pesangon 2 ha kebun sawit. Orang Riau punya dalil: satu keluarga yang punya 2 ha kebun sawit, sudah bisa hidup sampai menyekolahkan anak ke ITB! Memiliki 2 ha kebun sawit lebih memberikan masa depan daripada terus menjadi karyawan Merpati.
Tentu ide ini membuat pertemuan heboh. Sekaligus peserta pertemuan tertantang untuk menolaknya. Mereka tidak rela kalau Merpati harus mati. Kebun sawit bukan bandingan untuk masa depan. Oke. Saya setuju. So what? Kalau dari operasionalnya saja sudah rugi, masih adakah alasan untuk mempertahankannya? Maka, saya ajukan ide untuk melakukan pembahasan topik per topik. Ini untuk mengecek apakah benar masih ada harapan? Topik pertama adalah: bagaimana membuat pendapatan Merpati lebih besar daripada pengeluarannya. Kalau tidak ada jalan yang konkret di topik ini, putusannya jelas: Merpati harus ditutup.
Asumsinya: bagaimana bisa memikul beban yang lain kalau dari operasionalnya saja sudah rugi besar. Berapa pun modal digerojokkan tidak akan ada artinya. Lebih baik untuk beli kebun sawit! Meski logika sawit begitu jelas dan rasional, rupanya masih banyak yang takut mengubah jalan hidup. Ketika hal itu saya kemukakan, seseorang nyeletuk dari arah belakang. “Salah Pak Dahlan! Bukan kami takut menjadi petani sawit, tapi Merpati ini masih punya peluang besar,” katanya. “Asal semua orang di Merpati punya etos kerja yang hebat,” tambahnya. Etos kerja ini begitu sering dia sebut sebagai penyebab utama kesulitan Merpati sekarang ini. Dia sangat percaya etos itulah kuncinya, sehingga sepanjang enam jam rapat itu dia selalu dipanggil dengan nama Pak Etos. Pak Etos mungkin benar. Tapi, itu masih kurang konkret. Yang diperlukan adalah usul konkret dan realistis. Yang bisa membuat pendapatan lebih besar daripada pengeluaran. Yang bisa dilaksanakan dalam keadaan Merpati as is. Pagi itu begitu sulit mencari ide yang membumi.
Saya pun lantas teringat pada gurauan pedagang-pedagang sukses seperti ini: “Tuhan itu baik. Tapi, uanglah yang bisa membuat orang mengatakan Tuhan itu baik”. Rupanya perlu rangsangan material untuk melahirkan ide-ide kreatif. Rupanya perlu dana untuk mendatangkan Tuhan. Maka, saya tawarkan di forum itu: peserta rapat yang mengusulkan ide terbaik akan saya beri hadiah satu mobil baru, Avanza, dari kantong saya pribadi.
Rapat pun menjadi heboh. Gelak tawa memenuhi ruangan. Ide belum muncul, tapi warna mobil sudah harus dibicarakan. Setuju: warna krem! Neraka sawit ternyata tidak menarik. Surga Avanzalah yang menggiurkan. Pantaslah kalau Jakarta macet! Tuhan rupanya benar-benar datang. Inspirasi bermunculan. Hampir semua peserta rapat mengangkat tangan. Mereka berebut mendaftarkan ide. Angkat tangan lagi untuk ide kedua. Ide ketiga. Bahkan, ada yang sampai mendaftarkan lima ide. Setelah terkumpul 53 ide, barulah diperdebatkan. Mana yang konkret dan mana yang terlalu umum. Mana yang menghasilkan rupiah, mana yang menghasilkan semangat. Mana yang membuat pendapatan lebih besar, mana yang membuat pengeluaran lebih kecil. Ide-ide itu kemudian di-ranking. Dari yang terbaik sampai yang terkurang. Dari yang terbanyak menghasilkan rupiah sampai yang menghasilkan etos. Perdebatan amat seru karena masing-masing mempertahankan idenya. Terjadi diskusi yang luar biasa intensif, mengalahkan rapat kerja bagian pemasaran. Dari ranking yang dibuat, memang sudah bisa diketahui siapa yang bakal dapat mobil. Tapi, ada yang protes. “Sebaiknya hadiah baru diberikan setelah ide itu jadi kenyataan,” teriaknya. Rupanya, dia ingin membuktikan bahwa meski idenya kalah ranking, dalam pelaksanaannya kelak akan mengalahkan juara ranking itu. Setuju. Kita lihat dulu kenyataan di lapangan. Peluang bagi ide yang ranking-nya di bawah pun masih terbuka. Tentu ide-ide itu masih dirahasiakan. Ini terutama karena masih akan dirumuskan dalam bentuk program kerja nyata di lapangan. Tapi, semua ide memang sangat menarik.
Dari sinilah bisa diketahui bahwa Merpati seharusnya tidak akan rugi secara operasional. Kalau ini terlaksana, pemilik dana tidak akan ragu membantu. Alhamdulillah. Tuhan memberkati. Topik berikutnya adalah MA 60. Bagaimana kinerjanya selama ini? Apakah bisa menghasilkan uang dan terutama bagaimana mengembalikan citra yang rusak akibat kecelakaan Kaimana? Banyak juga ide gila yang muncul. Termasuk ide bahwa khusus untuk MA 60 sebaiknya dicarikan pilot bule. Seperti pesawatnya Susi Air. Orang kita lebih percaya kepada bule daripada bangsa sendiri. Ketidakpercayaan orang terhadap MA 60 bisa ditutup dengan pilot orang bule. Huh! Saya benci dengan ide ini. Tapi, demi Merpati saya menerimanya! Maka, setelah enam jam berdebat, tepat pukul 16.00, rapat pun diakhiri dengan lega. Saya bisa segera pulang untuk mandi pagi!
Dahlan Iskan
Menteri BUMN
Thursday, December 29, 2011
Tuesday, December 20, 2011
Christmas Thought
2 Minggu terakhir jalan jalan terus ke mall, 2 minggu lalu ke GI trus minggu kemarin ke PIM. Kebetulan pengin menikmati suasana natal jadi deh ke mall, menikmati segara dekorasi natal di mall.. feeling Christmas Joy in the air ...
Di semua mall (yang didominasi oleh product2 Ace ...) tampak hiasan-hiasan natal berupa Christmas Tree
Tak Lupa hiasan berupa the Big Fat Man in Red with his famous HO..HO...HO... St Claus
Tapi udh keliling ke semua bagian mall.. aku gak nemu tuh Someone Important yang terlibat langsung di peristiwa natal ... never found the Baby, gak ada juga goa natal dan para gembala serta Keluarga Kudus...hmm ... jd mikir Natal tuh ultah-nya siapa ya??? St Claus???
Kayaknya udh jamak di mana-mana kalo Natal itu identik dengan Pohon Cemara dan St Claus.. seolah-olah orang sudah lupa makna Natal yang sebenernya.
Here's the reason of Christmas ... Jesus was born in the cave ... don't forget to invite him to your Christmas celebration, cause He is the reason.. it's HIS Birthday that we celebrate for ...

MERRY CHRISTMAS and HAPPY HOLIDAY to all my MP Friends ....
Di semua mall (yang didominasi oleh product2 Ace ...) tampak hiasan-hiasan natal berupa Christmas Tree

Tak Lupa hiasan berupa the Big Fat Man in Red with his famous HO..HO...HO... St Claus

Tapi udh keliling ke semua bagian mall.. aku gak nemu tuh Someone Important yang terlibat langsung di peristiwa natal ... never found the Baby, gak ada juga goa natal dan para gembala serta Keluarga Kudus...hmm ... jd mikir Natal tuh ultah-nya siapa ya??? St Claus???
Kayaknya udh jamak di mana-mana kalo Natal itu identik dengan Pohon Cemara dan St Claus.. seolah-olah orang sudah lupa makna Natal yang sebenernya.
Here's the reason of Christmas ... Jesus was born in the cave ... don't forget to invite him to your Christmas celebration, cause He is the reason.. it's HIS Birthday that we celebrate for ...

MERRY CHRISTMAS and HAPPY HOLIDAY to all my MP Friends ....
Friday, December 16, 2011
Live a Life
Tuesday, December 6, 2011
Usaha Diet yang gagal :(
Akhir minggu kemarin ada acara meeting di luar kota, kebetulan meeting nya di salah satu country club gitu deh, tempatnya sih bagus ... tp keseluruhan tragedi berawal dr acara meeting itu.
Ceritanya udah lama gak pernah ngukur berat badan neh, kebetulan scale yg di rumah rusak dan gak ada niat buat beli baru secara weight scale tuh woman biggest enemy ... nah di rest room tuh country club ada scale, secara suasana nya mendukung dan rest room nya syik banget segedhe rumah gw, iseng-iseng gw naik tuh ke weight scale.. begitu liat angka yg ditunjukkin.. langsung shock berat, ternyata naik 2 kg dr BB normal gw yg emang odah OW (overweight), hu..hu.. the whole day is ruinned, tp langsung bikin resolusi baru begitu balik Jakarta mo langsung diet ketat.
Kebetulan di TV lg ada iklan salah satu supplemen diet kan, so hari minggu pulang gereja mampir Guardian beli tuh supplemen, Senin pagi abis breakfast minum deh tuh supplemen, sharian gw gak kenapa-kenapa dan tetep full energy even asupan calory dikurangi. Pulang Kerja juga masih bisa bantu Gaby bikin PR segala, nah malemnya tuh hbs dari kamar mandi buat persiapan tidur (gosok gigi cuci muka etc) tiba2 kepala gw kliyengan muter-muter tujuh keliling serasa mau jatuh, buru-buru ke kamar, mo tidur kepala tetep kliyengan serasa mo pingsan ... dunno what's wrong with my body, buru-buru cerita ma suami soal diet yg gw lakuin (asli gw takut kenapa2.. krn within seconds badan gw berasa aneh bener kayak mo pingsan pandangan kabur kayak seluruh bangunan berutar-putar serasa mo mati huuu..hu..) trus dibikinin teh anget ma indomie ma suami, minum teh anget buru-buru ... langsung muntah2, minum lg .. muntah2 lg tp berasa agak enakkan ni kepala) akhirnya berhasil memejamkan mata.
Pagi-pagi jam 6 hari Selasa bangun, begitu buka mata kepala masih kliyengan, coba bangaun kok bangunan sekitar gw masih berasa muter2.. haduh, langsung buru-buru minta diantar ke dokter, jam segitu dokter umumnya lom ada, jadilah masuk UGD. Interview with dokter, cerita jujur soal diet hari Senin plus supplemen yg diminum, sambil interview itu di check tensi ma suster, halah tensi gw ternyata naik drastis dr yg 110/70 (biasanya) jadi 130/90 pantesan kepala gw kliyengan, analisa dokter asam lambung naik sehingga effect menjadi vertigo dan tekanan darah naik.
Dokternya bilang kalo ntar tensinya normal lg otomatis effect vertigo nya akan ilang, so disuruh istirahat kemarin satu hari, hari ini rencanna masuk, tp hbs mandi td kepala masih rada2 aneh jd diputuskan istirahat di rumah dulu. Fyuuuh.. jadi kapok minum2 supplemen diet deh.... hbs bener2 scary experience.... I thought I'll be gone that night ...
Gara-gara mo diet malah tensi naik dadakan (salah2 bisa stroke loh), kena vertigo (seluruh bangunan serasa muter-muter), suami terlambat ngantor (nganter ke dokter dulu), diomelin suami karena diet2 segala (doi bilang kalo mo kurus yah olah raga) gak masuk kantor (ada 2 meeting yg terlewat) .... Lesson for today... love your body ... and keep healthy
Ceritanya udah lama gak pernah ngukur berat badan neh, kebetulan scale yg di rumah rusak dan gak ada niat buat beli baru secara weight scale tuh woman biggest enemy ... nah di rest room tuh country club ada scale, secara suasana nya mendukung dan rest room nya syik banget segedhe rumah gw, iseng-iseng gw naik tuh ke weight scale.. begitu liat angka yg ditunjukkin.. langsung shock berat, ternyata naik 2 kg dr BB normal gw yg emang odah OW (overweight), hu..hu.. the whole day is ruinned, tp langsung bikin resolusi baru begitu balik Jakarta mo langsung diet ketat.
Kebetulan di TV lg ada iklan salah satu supplemen diet kan, so hari minggu pulang gereja mampir Guardian beli tuh supplemen, Senin pagi abis breakfast minum deh tuh supplemen, sharian gw gak kenapa-kenapa dan tetep full energy even asupan calory dikurangi. Pulang Kerja juga masih bisa bantu Gaby bikin PR segala, nah malemnya tuh hbs dari kamar mandi buat persiapan tidur (gosok gigi cuci muka etc) tiba2 kepala gw kliyengan muter-muter tujuh keliling serasa mau jatuh, buru-buru ke kamar, mo tidur kepala tetep kliyengan serasa mo pingsan ... dunno what's wrong with my body, buru-buru cerita ma suami soal diet yg gw lakuin (asli gw takut kenapa2.. krn within seconds badan gw berasa aneh bener kayak mo pingsan pandangan kabur kayak seluruh bangunan berutar-putar serasa mo mati huuu..hu..) trus dibikinin teh anget ma indomie ma suami, minum teh anget buru-buru ... langsung muntah2, minum lg .. muntah2 lg tp berasa agak enakkan ni kepala) akhirnya berhasil memejamkan mata.
Pagi-pagi jam 6 hari Selasa bangun, begitu buka mata kepala masih kliyengan, coba bangaun kok bangunan sekitar gw masih berasa muter2.. haduh, langsung buru-buru minta diantar ke dokter, jam segitu dokter umumnya lom ada, jadilah masuk UGD. Interview with dokter, cerita jujur soal diet hari Senin plus supplemen yg diminum, sambil interview itu di check tensi ma suster, halah tensi gw ternyata naik drastis dr yg 110/70 (biasanya) jadi 130/90 pantesan kepala gw kliyengan, analisa dokter asam lambung naik sehingga effect menjadi vertigo dan tekanan darah naik.
Dokternya bilang kalo ntar tensinya normal lg otomatis effect vertigo nya akan ilang, so disuruh istirahat kemarin satu hari, hari ini rencanna masuk, tp hbs mandi td kepala masih rada2 aneh jd diputuskan istirahat di rumah dulu. Fyuuuh.. jadi kapok minum2 supplemen diet deh.... hbs bener2 scary experience.... I thought I'll be gone that night ...
Gara-gara mo diet malah tensi naik dadakan (salah2 bisa stroke loh), kena vertigo (seluruh bangunan serasa muter-muter), suami terlambat ngantor (nganter ke dokter dulu), diomelin suami karena diet2 segala (doi bilang kalo mo kurus yah olah raga) gak masuk kantor (ada 2 meeting yg terlewat) .... Lesson for today... love your body ... and keep healthy
Monday, November 21, 2011
Saturday, September 10, 2011
Remembering 9/11

It's Saturday Night here
with my deepest condolences in remembering those who became victims of 9/11 attack 10 years ago, I'd like to share this beautiful poem that touched my heart so deep
IF I KNEW
If I knew it would be the last time
That I'd see you fall asleep,
I would tuck you in more tightly
and pray the Lord, your soul to keep.
If I knew it would be the last time
that I see you walk out the door,
I would give you a hug and kiss
and call you back for one more.
If I knew it would be the last time
I'd hear your voice lifted up in praise,
I would video tape each action and word,
so I could play them back day after day.
If I knew it would be the last time,
I could spare an extra minute
to stop and say "I love you,"
instead of assuming you would KNOW I do.
If I knew it would be the last time
I would be there to share your day,
Well I'm sure you'll have so many more,
so I can let just this one slip away.
For surely there's always tomorrow
to make up for an oversight,
and we always get a second chance
to make everything just right.
There will always be another day
to say "I love you,"
And certainly there's another chance
to say our "Anything I can do?"
But just in case I might be wrong,
and today is all I get,
I'd like to say how much I love you
and I hope we never forget.
Tomorrow is not promised to anyone,
young or old alike,
And today may be the last chance
you get to hold your loved one tight.
So if you're waiting for tomorrow,
why not do it today?
For if tomorrow never comes,
you'll surely regret the day,
That you didn't take that extra time
for a smile, a hug, or a kiss
and you were too busy to grant someone,
what turned out to be their one last wish.
So hold your loved ones close today,
and whisper in their ear,
Tell them how much you love them
and that you'll always hold them dear
Take time to say "I'm sorry,"
"Please forgive me," "Thank you," or "It's okay."
And if tomorrow never comes,
you'll have no regrets about today.
Note : I do not owned this poem, but it's too touched my heart to share..
Rocking Chair
It's been more than a year since my last visit to this blog anyway.. can not close my eyes lately since my busy brain keep on moving, that's the reason I'm coming here again.. feels like home to be here again
Have you ever been on a rocking chair.. I feel like sitting on a rocking chair all this time, keeping me busy but... going nowhere...
Have you ever feel, you've done your best.. better than anyone else but.. no one notice, yeah of course Mother Theresa said.. at the end it's not between you and them.. but you and God, but I need anyone else to admit.. I do know that deep down inside I know that it's time to leave... but many other thing keep on cross my mind, school fees, food supplies, insurance and debt that must be paid off
Why it's always happening to me, dream vs realistic, am I not brave enough to take a risk, well yeah.. call me Ms play it safe.. but I have one angel to be taking care of, but I must asking myself, is it really for her.. or my cowardness
God I'm not a good person.. but please just show me the way to get out of this confusing situation... yeah risk must be taken, since people who risk nothing ... is nothing, and I hope I know which best...
Have you ever been on a rocking chair.. I feel like sitting on a rocking chair all this time, keeping me busy but... going nowhere...
Have you ever feel, you've done your best.. better than anyone else but.. no one notice, yeah of course Mother Theresa said.. at the end it's not between you and them.. but you and God, but I need anyone else to admit.. I do know that deep down inside I know that it's time to leave... but many other thing keep on cross my mind, school fees, food supplies, insurance and debt that must be paid off
Why it's always happening to me, dream vs realistic, am I not brave enough to take a risk, well yeah.. call me Ms play it safe.. but I have one angel to be taking care of, but I must asking myself, is it really for her.. or my cowardness
God I'm not a good person.. but please just show me the way to get out of this confusing situation... yeah risk must be taken, since people who risk nothing ... is nothing, and I hope I know which best...
Wednesday, February 23, 2011
Neighbors from hell
Dulu pernah maen game jadul neighbors from hell gak? nah anehnya di dunia nyata juga ada tuh orang-orang yang annoying banget sebagai tetangga.
Secara di Jakarta emang lahan makin sempit (plus mahal pula) lah mbok sadar kalo garasi kecil jagan punya mobil banyak-banyak. Nah tetangga gw yg gak tau manner itu tuh minggu-minggu belakangan ini dengan tanpa dosa parkir seenaknya depan rumah gw, padahal rumah doi berjarak 3 rumah dari rumah gw, kayak nyari gara2 gak siiiih, kenapa juga dia gak parkir depan rumah dia sendiri...udh gitu gak pake permisi2 lagi, pas kemarin kebetulan gw lg di depan doi juga dengan seenaknya parkir depan rumah gw padahal gw udh pasang tampang jutek bgt, eh doi malah godain anak gw tanpa basi-nasi ke gw macam.." Bu numpang yah.." atau gimana kek, lama-lama gw kempesin juga tuh mobil yah...:(
Kalo punya neighbor from hel kayak gitu yg urat malu plus tata kramany dah gak ada enaknya diapain yah... jadi inget di Playhouse Disney tuh suka ada acara "Can teach my alligator manner" nah ini mah lebih2 parah dr buaya kayaknya manner-nya..
Secara di Jakarta emang lahan makin sempit (plus mahal pula) lah mbok sadar kalo garasi kecil jagan punya mobil banyak-banyak. Nah tetangga gw yg gak tau manner itu tuh minggu-minggu belakangan ini dengan tanpa dosa parkir seenaknya depan rumah gw, padahal rumah doi berjarak 3 rumah dari rumah gw, kayak nyari gara2 gak siiiih, kenapa juga dia gak parkir depan rumah dia sendiri...udh gitu gak pake permisi2 lagi, pas kemarin kebetulan gw lg di depan doi juga dengan seenaknya parkir depan rumah gw padahal gw udh pasang tampang jutek bgt, eh doi malah godain anak gw tanpa basi-nasi ke gw macam.." Bu numpang yah.." atau gimana kek, lama-lama gw kempesin juga tuh mobil yah...:(
Kalo punya neighbor from hel kayak gitu yg urat malu plus tata kramany dah gak ada enaknya diapain yah... jadi inget di Playhouse Disney tuh suka ada acara "Can teach my alligator manner" nah ini mah lebih2 parah dr buaya kayaknya manner-nya..
Subscribe to:
Posts (Atom)
