Wednesday, May 28, 2008

His name is also effort....


Wakidjan begitu terpesonanya dengan permainan piano Nadine. Sambil  Bertepuk tangan, ia berteriak, "Not a play! Not a play!"

 

 Nadine bengong. "Not a play?"

 

"Yes. Not a play. Bukan main!"

 

Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah. "Bukan main itu bukan not a

play, Djan."

 

"Your granny (Mbahmu). Humanly I have check my dictionary kok."(Orang

Saya sudah periksa di kamus kok).

 

Lalu berpaling ke Nadine. "Lady, let's corner (Mojok yuk). But don't  Think that are nots (Jangan berpikir yang bukan-bukan) . I just want a meal  together." (Saya cuma mau  makan bersama).

 

"Ngaco kamu, Djan," Tukidjo tambah gemes.

 

"Don't be surplus (Jangan berlebihan), Djo. Be wrong a little is OK toch?" (Salah sedikit OK toh).

 

 Nadine cuman senyum kecil. "I would love to, but ..."

 

"Sorry if my friend make you not delicious (Maaf kalau teman saya bikin  kamu jadi nggak enak)" sambut Wakidjan ramah.

 

"Different river, maybe (Lain kali barangkali). I will not be various  kok." (Saya nggak akan macam-macam kok).

 

Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap Tukidjo dengan sebal. "Disturbing  aja sih, Djo. Does the language belong to your ancestor?" (Ganggu aja  sih. Emang itu bahasa punya moyang lu).

 

 Tukidjo cari kalimat penutup. "Just itchy Djan, because you speak  English as delicious as your belly button." (Gatel aja, Djan, soalnya kamu Ngomong Inggris seenak udelmu dewe).

 

Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati, "His name is also effort."

(Namanya juga usaha)

 

 

Hahahahahahaha ….


Tuesday, May 27, 2008

Demo Mahasiswa


tadi pagi nonton siaran berita, isinya semua hampir sama yaitu soal masalah kenaikan BBM, ada yg bahas demo Mahasiswa, ada yg bahas masalah BLt, yg paling lucu tuh di situ ditayangin banyak emak-emak yg ngantri BBM tp dandanya heboh pakai semua perhiasan yg dia punnya ada anting ma kalung segedhe-gedhe gajah. Jadi mikir ini BPS kerjanya kagak bener bgt ya, kok org yg bisa beli perhiasan gedhe2 gitu dpt BLT. Tp emang susah juga kali ya, hbs kalo if only gw jadi RT juga pasti rada subjectif tuh milihin mana warga yg miskin mana yg gak hbs gak ada kriteria & parameter yg terukur gitu loh...^_*
Terakhir ada Ketua RT yg rame2 pada resign gara2 takut diprotes warga, kasihan juga tuh RT.
Btw gw cuma pengin bahas soal demo Mahasiswa di sini neh, hbs kok dimana mana berakhir rusuh ya? Beda bgt ama demo jaman gw dulu yg tahun 1998 itu, berjalan smooth dan kompak bgt malah dapat simpati bisa dibilang dari seluruh rakyat Indonesia. Nah kalo sekarang??? Boro2 dapat simpati yg ada justru disirikin ma masyarakat, contoh kemarin pagi UKI macet total gara2 demo Mahasiswa, sampe byk yg jdnya dtg telat ke kantor.
Trus yg sekarang juga banyak kasus penyerbuan Polisi ke Kampus, nah kalo yg ini sih gw pribadi gak bs montolerir, masalahnya semenyebalkan apapun demo2 Mahasiswa itu, gak boleh Polisi seenaknya menyerbu kampus dan nangkepin Mahasiswa gitu. Kampus itu kan tempat yg punya kekebalan sendiri sama seperti Kedutaan Besar, jd gak boleh tuh Polisi apalagi tentara yg seenaknya menyerbu kampus gitu, jelas-jelas melanggar Hukum International soal kebebasan Intelektual.

Rada Ironis dech, dimana tuh para Polisi waktu ada perusakan berbagai tempat ibadah oleh orang-orang gak bertanggung jawab yg mengatasnamakan diri mereka front pembela ini itu, dimana tuh para polisi ketika sekelompok orang Playing God merusak milik, membakar dan menteror orang-orang yg gak sepandangan???.
Well, gw rasa tuh polisi-polisi gak berani mnyerbu tuh orang-orang yg berlagak persis teroris itu khan?? What a ashamed.
Tp giliran ada sekelompok anak muda yg idealis terlalu bersemangat untuk melakukan Demonstrasi sehingga kesannya agak rusuh, mereka langsung melakukan penyerbuan.
Where are you standing for Mr Policemen??
Gw gak bilang demonstrasi mahasiswa tuh gak rusuh, asli gw takut juga kalo mereka dah demo trus teriak-teriak provokatif gitu. Tp at least apa yg mereka perjuangkan itu masih reasonable dan mereka juga gak anarkis2 amat kali ya, cuma kdg2 suka gak make sense juga. Tp yang gw sesalin ya itu td kok Polisi pakai mnyerbu dan merusak infra struktur kampus segala??? Padahal seperti yg gw tulis di atas, pada saat beberpa waktu lalu jelas-jelas byk segerombolan orang melakukan pelanggaran hukum berat dan bertindak sewenang-wenang bahkan ditayangkan jelas2 di banyak stasiun TV, polisi tidak berbuat apa2. Jd kok kesannya polisi tuh cemen bgt ya, cuma berani sama anak kecil (mahasiswa kan rata msh teenangers) plus org-org yg tidak punya backup kepentingan yg lbh besar. Soalnya kemungkinan front pembela ini itu tuh pasti dibackup org-org besar sampai Polisi gak berani ngapa-ngapain.

Oalah..my beloved but poor country..what can we do with this???

Thursday, May 15, 2008

Positive thinking means....

POSITIVE THINKING

lihat gambar di bawah, positive thinking means..always see the possibility of it coul d be be worse than this...^_*, atau kalo filosofi Jawanya tuh..UNTUNG CUMA...

contohnya:
untung cuma jatuh...
untung cuma nabrak..
untung cuma patah tulang...
untung bla..bla...bla...

Kalo dari kacamata sinis, kita pasti bilang halah..jatuh kok dibilang untung, untung sebelah mananya???!! Misalnya udah jatuh, patah tulang plus masuk Rumah sakit, dengan filosofi untung ini..kita masih akan blg untung gak meninggal...^_^
Tapi kalo mo kita kaji lbh dalam, sebenernya filosofo orang JAwa yg selalu menanggapi segala situasi dengan filosofi SERBA UNTUNG itu adalah bentuk dari positive thinking, bentuk dari nrimo, be grateful and be thankful yg sebenernya.

POSITIVE THINKING MEANS..ALWAYS SEE THE BRIGHT SIDE...


Wednesday, May 14, 2008

GABY 1ST ANNIVERSARY

Start:     May 19, '08 4:00p
Location:     di rumah ^_*
My beloved and precious baby's First Birthday
MARIA GABRIELL ANGELICA

"You're an angel sent from above to brighten Papi & Mami days"
HAPPY BIRTHDAY Hunny....

Love you always
Mami & Papi

Tuesday, May 13, 2008

A BLIND MAN

Story of the Week

 

A blind boy sat on the steps of a building with a hat by his feet. He held up a sign which said: 'I am blind, please help.' There were only a few coins in the hat.

 

A man was walking by. He took a few coins from his pocket and dropped them into the hat. He then took the sign, turned it around, and wrote some words. He put the sign back so that everyone who walked by would see the new words.

 

Soon the hat began to fill up. A lot more people were giving money to the blind boy. That afternoon the man who had changed the sign came to see how things were. The boy recognized his footsteps and asked, 'Were u the one who changed my sign this morning? What did you write?'

 

The man said, 'I only wrote the truth. I said what u said but in a different way.'

 

What he had written was: 'Today is a beautiful day and I cannot see it.'

 

Do you think the first sign & the second sign were saying the same thing? Of course both signs told people the boy was blind. But the first sign simply said the boy was blind. The second sign told people they were so lucky that they were not blind. Should we be surprised that the second sign was more effective?

 

Moral of the Story:

 

Be thankful for what you have. Be creative. Be innovative. Think differently and positively.

 

Invite the people towards good with wisdom. Live life with no excuse and love with no regrets..

 

When Life gives you a 100 reasons to cry, show life that you have 1000 reasons to smile. Face your past without regret. Handle your present with confidence. Prepare for the future without fear. Keep the faith and drop the fear.

 

Don't believe your doubts and doubt your beliefs. Life is a mystery to solve not a problem to resolve. Life is wonderful if you know how to live.

 

Enjoy Life.......and Make A Difference.....

Thursday, May 8, 2008

Telur palsu merambah JABODETABEK

gak tahu juga nih, email yg gw terima ini bener atau enggak, tp gw pikir gak ada salahnya kali ya share di sini.
Ini kutipan email yg gw terima :

telur palsu sudah merambah JABODETABEK

 

 

Informasi dari temen :

 

 

Pengalaman pribadi nih, kejadiannya baru tadi malam, Kamis 17 April  2008

 

Semalem gw naek kereta jabodetabek, dikereta ekonomi, ada yang jual  telor rebus masih hanget....harganya itu lho yang ga nyangka.. Murrah  banget  satu butir telur rebus ditengah inflasi kayak begini cuma 500 perak  aja...., padahal telur mentah aja di pasar, udah sekitar 1000 perak  sontak gw inget, artikel setahun lalu, bahwa di China, sudah pernah  heboh  soal industri rumah tangga mbikin telur palsu... (pls see attached  email)

 

Penasaran, gw beli 2000 perak, gw dapet 4 butir, bapak2 sebelah gw  beli  5000  perak, dapet 10 butir telur rebus , katanya buat anak2nya  di  rumah, Mas-mas disebelahnya beli juga sekitar 3 ribu, dia langsung kupas  dan  makan

 

satu buah, katanya enak kok, rasanya ga busuk...dia tadi khawatir  itu  telur  busuk ( hmm dasar orang lapar semua juga dibilang enak)

 

Walaupun gw masih agak ragu, tapi gw cicip juga sedikit, untuk  sekedar   membuktikan bahwa itu bener2 telur palsu, ternyata rasa dan  aromanya  mirip sekali, walaupun buat orang yang 'Ahli Telur' seperti gw, jelas  sekali  terasa berbeda.. putih telurnya itu lebih keras seperti Jelly Nata  Decoco,  kuning telurnya tidak bulat, cuma sekilas mirip seperti adonan kue,  walaupun aromanya mirip telur....dan semua telur yang gw kupas,  posisi  kuning telurnya itu sama semua, dan tidak ada yang bulat, alias  seperti  cetakan.

 

Menurut artikel dibawah ini, telur palsu di China dibuat dari unsure  tawas,  yang sangat berbahaya bila dikonsumsi dalam waktu yang lama. Barangkali teman2 ada yang punya akses ke YLKI mungkin bisa  dilaporkan  segera,  apakah ini bener-bener telur Asli ataukah Telur Palsu,  mengingat yang  mengkonsumsi telur murah ini adalah para pekerja  kelas  bawah  atau masyarakat awam yang tidak tahu apa dampaknya dalam jangka  panjang...

 

Wallahua'alam

 

Hary

 

 

WELEH.. WELEH.. WELEH...!

 

Makanan Palsu China Menjadi Sorotan di Korea

 

Anda sulit membedakan keasliannya!

 

Seorang pekerja tidur di atas krat-krat telur di sebuah pasar  grosiran di  Beijing , China . Beberapa media utama di Korea telah memberitakan proses  pembuatan telur-telur tiruan di China , yang mana telah menggemparkan dan  menyebabkan

 

kekhawatiran besar di antara penduduk Korea. Baru-baru ini, produk-produk tiruan China telah  menjadi sorotan di Korea . Beberapa media arus utama Korea telah  memberitakan  proses pembuatan telur-telur tiruan di China , yang telah menggemparkan  dan  menyebabkan  kekhawatiran besar di antara penduduk Korea .

 

 

Pada 1-2 September lalu, Munhwa Broadcasting Corporation (MBC)  menayangkan sebuah  dokumenter berjudul, "Hidup tanpa produk-produk buatan ChinaĆ¢€.  Acara  tersebut  menelusuri kehidupan tiga keluarga di Korea Selatan , AS , dan

 

Jepang  yang  menolak menggunakan produk-produk buatan China . Tayangan ini juga  berbicara  mengenai telur-telur buatan yang merajalela di China , acara ini telah  menarik  perhatian publik Korea .

 

Menyusul acara tersebut, koran nomor satu Korea, Chosun Ilbo,  telah  menerbitkan sebuah artikel berjudul "MBC Special mengekspos telur-telur tiruan  buatan  China," melaporkan secara rinci bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat.

 

Dong-A  Ilbo,  koran Korea lainnya, pada 14 Agustus 2007 juga telah menerbitkan sebuah  laporan  berjudul "Telur-telur buatan dari China dibuat dari bahan-bahan kimia  telah  muncul di pasaran".

 

Se-persepuluh harga menurut laporan dari Chosun Ilbo, karena peningkatan tajam  harga-harga  makanan di   China , telur-telur buatan, yang dibuat hanya dari bahan kimia  tanpa  bahan  alami,  telah muncul di Kota Zhengzhou , Provinsi Henan .  Mr. Wang, yang   menjalankan sebuah perusahaan yang membuat bahan  tambahan  makanan, menjelaskan bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat. "'Putih  telur'  dibuat dengan melarutkan sodium alginate dalam air. Larutan tersebut akan  terlihat  seperti cairan bening yang kental dan sulit membedakannya dengan putih  telur  yang sebenarnya.

 

"'Kuning telur' dibuat dengan menyekop suatu carian dengan pigmen  kuning  dan  memadatkan serokan cairan tersebut ke dalam larutan kalsium  klorida. Akhirnya,  'putih telur' dan 'kuning telur' dibungkus ke dalam 'kulit telur'  yang  dibuat  dari kalsium karbonat. "Jika ditambahkan tepung kanji atau bubuk kuning telur pada  'kuning  telur' tersebut, tekstur dari sebuah telur buatan setelah dimasak hamper  identik  dengan telur yang sebenarnya.  Wang mengatakan hanya menghabiskan 0,55 yuan (0,07 dolar AS) untuk  membuat lebih  dari 2 butir telur, kurang dari sepersepuluh harga telur yang  sebenarnya  di  pasaran (0,8 dolar AS). Bahan utama dalam telur-telur buatan tersebut adalah bahan  tambahan  makanan, getah damar, kanji, pengeras, dan pigmen-pigmen. Konsumsi yang  berlebihan atas  bahan-bahan tersebut akan merusak perut dan menyebabkan  gejala-gejala seperti  kehilangan ingatan dan keterlambatan mental, dll.

 

Korea Dikecewakan :

 

Dokumenter khusus dan laporan berita tersebut telah menuai  perhatian  dan kegemparan di tengah penduduk Korea . Banyak orang Korea  menyatakan bahwa  meskipun produk-produk buatan China seperti pakaian, elektronik, dan  lain-lainnya  terbilang murah dan telah membawa kenyamanan bagi hidup mereka,  kualitas  dan  keamanannya sungguh mengkhawatirkan.

 

Belum lama ini, berbagai mainan buatan China telah ditarik dari  rak-rak supermarket karena cat pada mainan tersebut mengandung sejumlah  logam berat yang  sangat tinggi dan dapat mengancam keselamatan anak-anak.

 

 

Kursus Membuat Telur Buatan Diiklankan Secara Online di China Fakta telur buatan bukanlah hal baru di China . Kursus-kursus  latihan  untuk "membuat telur buatan" tersebar luas di Beijing, Provinsi Henan ,  Shandong ,  Hebei dan Guangdong. Seorang wartawan Epoch Times telah melakukan  pencarian di Internet dan menemukan banyak iklan seperti itu. Kelas-kelas  dilakukan  dari satu sampai dua hari dan biayanya berkisar antara 300 sampai 800 yuan  (40-100  dolar   AS).

 

Sebuah pusat latihan tertentu di Kota Shangqiu mengajarkan teknik  pembuatan telur  buatan dan memberikan cetakan gratis dalam kursus tersebut. Pusat  latihan tersebut menjamin bahwa "Anda sulit dapat membedakan bentuk dan  rasa  antara

 

produk kami dengan telur yang sebenarnya."

 

Baca liputan tentang Kursus Membuat Telur ini di sini:  http://www.erabaru. or.id/k_23_ art_76.html

 

Apa Makanan Asli di China?

 

Sebuah pusat riset yang bermarkas di Fengtai, Beijing , menyatakan  bahwa "Perusahaan kami telah menyebarkan teknologi pembuatan telur  buatan. Kami  telah  melatih lebih dari 70 ribu siswa di lebih dari 20 provinsi di  dalam  negeri. Kami  juga menyediakan teknologi untuk membuat "anggur buatan," daging  ayam  dan  daging  sapi buatan," dan "membuat permen beraroma hawthorn (sejenis buah Berry   berwarna  merah) tanpa menggunakan buah hawthorn." Menyusul membanjirnya laporan tentang kualitas produk-produk  buatan  China baru-baru ini, beberapa warga Korea berseru, "Lalu apa yang dapat  kalian  makan di dan  penipuan,  karenanya membuat kepanikan di tengah konsumen." Oleh Cui Yingshu, The Epoch Times, 11 Sep 2007 http://en.epochtime  s.com/news/7- 9-11/59598. html

 

Bagaimana Membuat Telur Dari Guangzhou

 

Untuk membuat telur putih, beberapa jenis bahan, termasuk semacam  bubuk dan  tawas, dicampurkan - EAST WEEK 'Kuning telur' dibentuk pada  cetakan. 'Air  ajaib'  mengandung kalsium khlorida juga digunakan - EAST WEEK Selaput Keras  dibentuk  dengan menuangkan parafin dan sejenis cairan pada telur lalu didiamkan  untuk  kering - EAST WEEK(Erabaru. or. id) - Penggerebekan baru-baru ini di sebuah pusat  grosir  kota  Guangzhou, ibu kota provinsi Guangdong, ditemukan sejumlah besar  telur  palsu. Harga grosir telur palsu adalah 0,15 yuan (0,03 Dollar Singapura)  per  butir  setengah harga dari telur asli. Konsumen sangat sulit membedakan telur asli dan telur palsu. Ini  adalah  berita bagus bagi para pengusaha nakal yang bahkan mengeluarkan tidak  kurang  150 dolar  Singapura untuk mengikuti kursus tiga hari cara memproduksi telur  buatan. Seorang wartawan dari Majalah East Week dari Hong Kong mengikuti  salah  satu kursus tersebut.

 

Untuk menciptakan telur putih, instruktor - seorang wanita berusia  20  tahunan menggunakan sejenis ramuan seperti agar-agar, bubuk yang tidak  diketahui jenisnya, asam benzoid, bahan pengentalan dan bahkan tawas yang  biasa digunakan  untuk pengolah industri.

 

Untuk menciptakan kuning telur, bubuk berwarna kuning jeruk  dicampur  ke  dalam   air  dan diaduk. Cairan itu kemudian dituangkan ke dalam cetakan  plastic  yang berbentuk bulat dan dicampur dengan apa yang disebut 'air ajaib,'  yang   mengandung  kalsium khlorida. Ini akan membuat selaput tipis di luar 'kuning telur,' yang akan  mengikatnya    dengan kuat. Lalu telur tersebut dibentuk dengan sebuah cetakan. Tidak lupa  kulit  telur juga dibuat. Parafin dan sejenis cairan putih yang tidak ketahui  jenisnya  dituang ke dalam telur palsu itu, lalu didiamkan untuk kering. Telur buatan ini dapat dijemur dengan sinar matahari atau dikukus. Meskipun  muncul gelembung-gelumbung dari telur putih, orang yang mencicipi

 

Mengatakan  bahwa rasa telur palsu ini sangat mirip dengan telur asli. Tetapi para ahli memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi telur  palsu  ini. Tidak hanya telur-telur palsu itu tidak mengandung nutrisi apapun, Seorang  profesor Universitas China Hong Kong memperingatkan bahwa mengkonsumsi tawas dalam waktu lama dapat mengakibatkan penyakit dementia (penyakit mental yang  serius yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, mengingat dan bertingkah laku  normal).